Kaca Mata Tuan Jiwaku
: Gusmiadi
Terbaring
raga di tikar peraduan
Merindu
cinta berbinar di negeri saman
Di
balik jendela mata memandang jauh membentang
Takut
terhempas bila mesti aku terbang
Aku
hanya bisa memandang
Meski
raga kaku terlentang
Ribuan
burung kecil terbang di jalan
Sedang
bidadari menari di ranjang
Tanpa
terlihat malu hanya demi makan
Walau
bapak dan bunda siap menendang
Ingin
kulepas kaca mata tuanku
Agar
aku tidak terbelenggu
Meski
cinta tetap kutunggu
Tergulai
di rumahku yang lalu
Kembali
kumemandang jauh dari jendela
Entah
apa yang ingin aku sapa
Sedang
dijalan burung-burung kecil masih terbang
Dalam
remang sang bidadari masih berderai di ranjang
Mataram
2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar